
Sebagai refleksi, serta basis pertimbangan referensi atas substansi sebuah organisasi, OSIS SMAS St. Familia Wae Nakeng – Lembor melaksanakan kegiatan Evaluasi Kepengurusan OSIS Periode 2025/2026 dan Pemilihan Pengurus OSIS Periode 2026/2027. Kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat jejak perjalanan kepengurusan selama satu periode, mempertanggungjawabkan program yang telah dijalankan, sekaligus mempersiapkan estafet kepemimpinan yang baru.
Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas rahmat-Nya, kemudian diikuti dengan sambutan yang dibawakan oleh Bapak Rofinus Ndulu, S.Pd. Selaku wakasek kesiswaan SMAS St. Familia Wae Nakeng – Lembor. Dalam sambutannya, beliau memberikan pengantar sekaligus arahan bagi seluruh peserta untuk mengikuti proses yang berlangsung dengan penuh kepedulian dan rasa tanggung jawab.
Memasuki agenda utama, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi kepengurusan OSIS periode 2025/2026. Dibuka dengan sambutan oleh ketua OSIS lama Maria Sesa Susandia, dan dilanjutkan dengan pembacaan laporan terhadap seluruh program yang telah disusun dan yang telah dilaksanakan maupun yang belum direalisasikan selama satu periode oleh Silastro Julio Hatem sebagai sekretaris OSIS periode 2025/2026. Evaluasi ini tidak hanya menjadi ruang untuk melihat capaian kinerja OSIS selama satu periode, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memahami. Penyampaian laporan dilakukan secara terbuka dan transparan sehingga seluruh peserta dapat mengetahui proses dan hasil kerja serta hambatan yang dihadapi oleh OSIS periode 2025/2026.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab secara terbuka bagi peserta didik maupun Bapak/Ibu guru. Mereka diberi ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan pertanyaan, sanggahan, kritik, maupun saran terhadap kinerja kepengurusan OSIS periode 2025/2026 berdasarkan laporan yang telah disampaikan ataupun hasil observasi langsung dari para siswa sendiri selama satu periode kepengurusan. Sesi ini berlangsung secara aktif dan menjadi salah satu bagian penting dalam proses evaluasi ini. Terjadi diskusi interaktif dengan pengurus OSIS baik oleh para siswa maupun dari Bapak/Ibu guru, terutama mengenai sejumlah program yang belum terlaksana, beberapa hal yang berkaitan dengan laporan keuangan OSIS serta berbagai masalah yang ditemukan oleh para siswa selama satu periode kepengurusan OSIS periode 2025/2026 untuk dimintai pertanggungjawaban.
Perbedaan pandangan yang muncul dalam diskusi tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi bagian dari proses evaluasi itu sendiri. Setiap pertanyaan, sanggahan, dan kritik diberikan ruang untuk dibahas sehingga proses evaluasi tidak hanya menyampaikan laporan semata, tetapi berkembang menjadi forum untuk saling mendengarkan, mempertanggungjawabkan keputusan, dan mencari pemahaman bersama. Keterbukaan dalam proses ini menunjukan bahwa proses evaluasi kepengurusan tidak semata-mata tentang menilai keberhasilan atau kegagalan suatu program, tetapi juga tentang membangun sikap bertanggung jawab dan budaya organisasi yang transparan.
Setelah proses evaluasi mendalam, kegiatan berlanjut pada pemilihan pengurus inti OSIS periode 2026/2027. Terdapat 10 kandidat yang telah dipilih untuk mengikuti proses pemilihan untuk mengisi posisi kepengurusan inti OSIS pada periode selanjutnya. Pemilihan dilaksanakan secara demokratis dengan melibatkan siswa/i kelas XI dan XII sebagai pemilih. Dalam praktiknya, disediakan beberapa kotak suara sebagai bagian dari proses pemungutan suara. Setiap suara menjadi bentuk partisipasi siswa dalam menentukan arah kepemimpinan OSIS untuk satu periode yang mendatang.
Penentuan kursi pengurus dilakukan berdasarkan perolehan suara terbanyak. Hasil pemungutan suara menjadi dasar dalam menentukan ketua, wakil ketua, serta posisi-posisi inti lainnya dalam kepengurusan OSIS periode 2026/2027. Setelah kotak suara dibuka dan dihitung secara terbuka dan bersama-sama, terpilih Yosep Nolano Mason atau yang biasa disapa Josi dari kelas XI reguler C sebagai sosok yang akan menduduki kursi tertinggi dalam kepengurusan OSIS periode 2026/2027 dengan perolehan suara terbanyak mencapai 162 suara, diikuti oleh Sonya sebagai wakil I, Gian wakil II, Rel wakil 3, dan Fendi sebagai wakil 4. Posisi sekretaris diisi oleh Grein sebagai sekretaris I, Fain sebagai sekretaris II, dan Vino Floba sebagai sekretaris III. Sementara posisi bendahara diisi oleh Aurel sebagai bendahara I dan Darfin sebagai bendahara II.
Dengan terpilihnya JOSIIIIII sebagai ketua dan diikuti posisi inti lainnya, maka rangkaian kegiatan evaluasi dan regenerasi OSIS telah selesai. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Bapak Rofinus Ndulu, S.Pd. mewakili Romo Kepala Sekolah yang sedang berhalangan untuk hadir ditempat.
Pergantian kepengurusan bukan sekedar pergantian nama dan jabatan. Di dalamnya terdapat sebuah proses panjang untuk belajar dari apa yang telah dilalui, menerima tanggung jawab yang baru, serta melanjutkan hal-hal baik yang telah dimulai.
Setiap kepengurusan memiliki waktunya untuk menulis cerita. Ada jejak yang ditinggalkan, ada pelajaran yang dibawa, dan ada langkah baru yang harus diembankan. Dari proses evaluasi panjang ini, lahirlah refleksi untuk regenerasi sehingga dapat menyambut harapan baru bagi OSIS SMAS St. Familia Wae Nakeng – Lembor.
๐๐ฅ๐ฐ๐๐ฒ๐ฌ ๐ ๐๐ญ๐๐ฉ ๐๐ก๐๐๐




